Entries for June, 2006
June 3rd, 2006
Sognando Palestina Posted by vian199 at 09:47 PM Bismillahirrahmanirrahim
Setelah baca buku ini, pengen bangets nulis di blog. Pertama kali baca, gak niat bangets. Gak ngerti!! Cara berceritanya agak syusah difahami. Tapi karena gak ada bacaan lagi dirumah, di baca lagi deh. Buku ini dikarang oleh Randa Ghazy, gadis belia berusia 14tahun. Bercerita tentang intifadah palestina. Ada kebencian, duka, cinta, dan perjuangan. Klo mau baca buku ini kudu konsentrasi bangets, gara-gara cara bercerita yang gak enak ini. yah maklum lah yang nulis juga anak 14tahun. Justru hal ini yang bikin buku ini best seller. Randa Ghazy yang masih muda, belum pernah ke palestina, hidup dalam gemerlapnya negara itali. Tapi darah palestina yang mengalir ditubuhnya membuat dia ikut merasakan apa yang dirasa anak-anak palestina seusia dia. Terus.... yang bikin aku salut sama pengarang buku ini, dibuku Sognando Palestina banyak ku temui pemikiran-pemikiran yang bagus, kata-kata yang bijak, so nice... rasanya gak mungkin bangets anak usia 14tahun bisa berkata sebijak itu. ~dariNegaraKelimaKeTheNameofTheRose,syusssssaaaaahhhh eni komen ??
|
June 18th, 2006
June 21st, 2006
FiShIKa Posted by vian199 at 10:08 AM Senin kemarin, Imenk -temen smu- datang kerumah. Hua.. betapa senang dan riang hati ku. Fivi anak dari Bandung, asik dengan PMR, teater, dan rohis. yah, walau gak jadi pentolannya Fivi yang pertama kali mewarnai kita tuk jadi jilbaber. Fivi yang paling bisa ngatur keuangan, paling bisa nyebut kata MAHAL klo belanja, paling rajin ngajakin mentoring, dan paling jago renang. selesai SMU melanjutkan studi kedokteran di univ.hasanudin. Imenk anak dari Papua -aslinya padang, tp besar di PT freeport-, jadi pentolan di PMR smu, maniak ungu, pengennya yang aneh-aneh dan kadang dia lakuin juga, pengen nonton konser linking park, pas kuliah akhirnya jadi juga dia ikut pencinta alam. setelah SMU melanjutkan studi MIFA Kimia di unpad. Fika anak dari Riau. tulisannya paling rapi euy, murid teladan nasional SMP dari Riau,aktif di Pramuka dan paskibra, garink, paling norak dan otak dari kegilaan yang sering kita lakukan. setelah SMU melanjutkan studi kedokteran gigi di Unpad. Nah, cuma aku yang gak ikut macem2x di sekolah dulu. tp karena deket sama mereka jadilah aku banyak kenal dengan aktivis2x sekolah dulu. Gak berasa udah 8 tahun lebih melewati masa-masa itu... dan selama 8 tahun ini, hanya Fivi yang gak tau kabarnya. Imenk, aku dan fika tetep menjaga silaturahim karena kita sama-sama kuliah di pulau jawa dan sekarang kita semua tinggal di jabotabek. Buat Fivi Silvani Amor. Maaf yah Vi, baru sekarang aku nyadar klo Fivi-lah temen/sodara yang paling sayang sama aku. Kadomu yang dulu sempat bikin aku kesel, sebenarnya itulah kado cinta yang indah yang pernah aku terima. entah kapan dapat temen kayak Fivi lagi... ~shinta |
June 23rd, 2006
Gak Berkembang Posted by vian199 at 09:58 AM Baru aja selesai baca artikel di majalah Ummi. Banyak kasus pernikahan membuat muslimah jadi mandeg. Gak berkembang istilahnya.... Gimana dengan aku ?? Klo kata penulis di artikel tersebut, tuk dapat berkembang bukan hanya harus baca buku or ambil pendidikan formal. tapi, berkembang secara keilmuan bisa lebih dari itu. Jadi lebih mahir masak, lebih faham psykologi perkembangan anak, ato ilmu-ilmu yang bisa kita dapat dari hoby, mengamati lingkungan, dan pergaulan. Toh, Jean Peaget menemukan teori perkembangan kognitif anak juga dari hasil amatan terhadap pola pikir anaknya sendiri. Kapten Sender sang Bapak KFC nemuin resep tersebut juga dari hasil hobi-nya memasak. Kesimpulan singkatnya, gak berkembang bisa juga diartikan ketidak mampuan kita melihat peluang tuk belajar, berkreasi dan berkontribusi Kembali lagi ke aku. Apa yang pengen ku lakukan tuk bisa berkembang, gak mandeg, berguna bagi orang lain, ga males dll. Dari dulu pengennya aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan yang erat kaitannya dengan perempuan, anak dan lingkungan hidup. Mupeng deh liat orang-orang yang aktif di kegiatan kayak gitu. Temen ku ada yang aktif di lembaga perlindungan anak, asuhannya kak seto. Wah, asik banget klo liat aktivitasnya. Tapi... kantornya jauh.... di jakarta sono, males jalannya *wadoh... klo males gini, apa2x juga males bu !!!* |
Wanita oh wanita.... Posted by vian199 at 10:03 AM Duh, kebanyakan nonton tipi jadi keracunan acara infoteimen deh... Bukan kisah mba hughes yang mau ku bahas disini, cuma pengantar aja. Beberapa hari yang lalu, liat acara di metroTV, talk show langsung dr TVnya amrik. Yang menarik di acara ini, slogan yang di pake.. Betapa bahagianya menjadi wanita amerika !!! Pertama kali yang aku tonton, adalah kisah wanita india.. Dari mahar yang berstatus hutang ini, menjadi awal dari penderitaan wanita india. Istri menjadi budak di rumah suami, menantu menjadi pembantu di rumah mertua, wanita seolah terlahir tanpa ibu dan bapak, sendiri !!! Duh.. merinding mo nulisnya. Banyak wanita india meninggal karena luka bakar. mayoritas mereka meninggal karena 60 - 80 % tubuh mereka terbakar. semua wanita itu mengaku terbakar karena kompor meledak. Tapi sebenarnya, mereka dibakar oleh suami dan mertua karena mahar yang belum dibayar lunas. Reporter TV amrik tersebut berhasil melakukan wawancara singkat dengan salah seorang korban. Wanita tersebut berhasil kembali hidup dari tragedi "kompor meledak" dan menceritakan kisahnya secara jujur. Ditengah wawancara, keluarga besar wanita tersebut marah dan mengusir reporter dan aktivis wanita india.... Sampai disini, terbayang wajah papa dan mama di rumah... wajah penuh perlindungan dan cinta. Miss u all mam, pap.... Dari kasus diatas, muncul permasalahan baru..... anak perempuan dianggap beban besar dalam keluarga. Banyak ditemukan kasus bayi perempuan yang di bunuh. Duh.. Umar ra. andai engkau hidup saat ini... Kisah kedua adalah derita wanita ethopia. Gak jauh beda dengan wanita india. Kisah sedih dimulai dari pernikahan dini, mayoritas wanita ethopia menikah umur 10-12 thn. Hamil dalam usia yang begitu muda, organ2x reproduksi yang belum kuat dan melahirkan tanpa bantuan medis yang layak. Akhirnya, organ reproduksi rusak, timbul penyakit kelamin yang menimbulkan bau busuk, akhirnya wanita tersebut diasingkan... sendiri.. sampai ajal menjemput.. Secara fitrah, wanita diciptakan menjadi makhluk yang lemah lembut, menjadi makhluk yang berada dalam naungan seorang pria. Tuk di bimbing oleh pria, di didik dan di sayang. |
Dik Doank Posted by vian199 at 10:05 AM Beberapa waktu yang lalu, nonton acara gosip di tipi *kerjaan sehari2x dirumah*. Ngiri ama aktor Dik Doank, beliau ternyata punya usaha sosial tuk masyarakat di dekat rumahnya. Konsep sekolah Dik Doank berbeda jauh dari sekolah-sekolah umumnya. Disekolah Dik Doank ini semua anak dibekali suatu keterampilan. Pelajaran yang diberikan idealnya bisa jadi modal anak-anak tuk mencari uang dengan cara yang halal. Ada pelajaran komputer, pelajaran alat musik, pelajaran menjadi presenter, pelajaran sepak bola, pelajaran seni suara. Dik Doank ternyata gak cuma terlibat sebagai pemilik dana, dia juga menjadi instruktur dari semua mata pelajaran yang ada. Karena, untuk setiap keterampilan yang diberikan bisa dibilang Dik Doank mahir dalam bidang tersebut. Dik Doank membangun sekolah ini bener-bener dari nol, nyicil satu persatu. mulai dari nyicil tanah, semen, bata, pasir. Gedung sekolah juga terlihat dibangun ga secara serentak, tp bertahap dan tetap keliatan asri. Intinya, secara bangunan sekolah, sekolah Dik Doank terliat elit deh... alat musik yang digunakan tuk belajar juga lumayan lengkap. Sebenarnya, apa yang dilakukan Dik Doank ini adalah cita-cita ku dari dulu. Hm.... setidaknya klo mimpi ku belum terealisasi, sudah ada yang memulai lebih dahulu. Jadi pengen berkunjung ke sekolah gratis Dik Doank, yah.. sapa tau bisa sumbang tenaga disana. *baru inget, alamatnya dmn yah ?? ada yg tau??* |



